“Berkenalan Dengan Industri Minyak dan Gas Nasional“

Bersama Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Kristen Indonesia.

Kegiatan Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa dan Retreat Tahun 2026 bagi mahasiswa/i Program Studi Hukum Program Sarjana Fakultas Hukum Universitas Kristen Indonesia dengan tema "Mengenal Aspek Operasional, Hukum dan Komersial Industri Minyak dan Gas", bertempat di Kampus UKI Cawang, 1 Oktober 2026.

Kegiatan yang dihadiri 182 orang peserta dan bertujuan mengembangkan wawasan calon sarjana hukum tentang sektor Migas yang sarat dimensi hukum, mulai dari regulasi hulu dan hilir, kontrak kerja sama, hingga penyelesaian sengketa.

Materi dibawakan oleh Ir. Petrus Krisologus, S.H.,M.H.,M.M dari Intersa Law Office dengan dipandu oleh moderator William, S.H., M.Kn., memaparkan pentingnya industri Migas sebagai tulang punggung energi nasional sekaligus penyumbang penerimaan negara. Mahasiswa diperkenalkan dengan berbagai aspek keilmuan, mulai dari tahapan eksplorasi, eksploitasi hingga komersialisasi untuk pasar domestik dan internasional. Peserta juga dibekali dengan konsep Production Sharing Contract, Gross Split, peran semua stake holders seperti Kementerian ESDM, SKK Migas, Pemerintah Daerah dan Kementrian dan Lembaga terkait lainnya seperti Kementrian Lingkungan, Keuangan, Tenaga Kerja dan lain-lain dalam pemanfaatan dan pengawasan sumber daya alam sekaligus pentingnya kepastian hukum bagi pekerja dan investor.

Berbagai tantangan turut dibahas seperti revisi Undang-Undang Migas yang sedang berlangsung, penurunan produksi lapangan tua yang menuntut insentif dan inovasi hukum yang adaptif, transisi energi dan komitmen pengurangan emisi mendorong lahirnya regulasi baru, seperti carbon capture (CCS-CCUS), Liquified Natural Gas (LNG) serta isu-isu seputar transportasi, lingkungan, Participating Interest (PI10%), investasi dan juga dinamika industri Migas yang sangat berkaitan erat dengan dinamika global, seperti faktor penyebab peningkatan harga energi sebagai akibat gejolak yang terjadi di Timur Tengah yang saat ini sedang terjadi.

Peserta dibekali tentang peluang keilmuan yang terbuka lebar, sarjana hukum dapat berkarier sebagai penyusun dan penelaah kontrak, konsultan hukum energi, praktisi arbitrase nasional dan internasional, hingga analis kebijakan. Dengan sangat antusias mahasisa/i mengikuti paparan dan aktif berdiskusi dengan memberikan pertanyaan juga pandangannya tentang kepastian hukum dalam berusaha, pencemaran lingkungan lintas negara, Alternatif Dispute Resolution serta isu terkait pembagian hasil untuk daerah penghasil

Narasumber mendorong mahasiswa untuk memperkuat kemampuan analitis dan memahami aspek teknis serta ekonomi industri ini. Dengan bekal tersebut, lulusan Fakultas Hukum Universitas Kristen Indonesia diharapkan siap berkontribusi dalam mewujudkan ketahanan energi nasional yang berkeadilan dan berkelanjutan.